Tab Konten memungkinkan satu modul atau pelajaran menyimpan beberapa bagian teks secara terpisah. Anda dapat memakainya untuk memisahkan materi utama, caption, catatan internal, sumber, atau versi tambahan tanpa membuat card baru.
Mengaktifkan Tab Konten
Buka menu akun atau Pengaturan.
Pilih Fitur Tambahan.
Aktifkan toggle Tab Konten.
Klik Simpan.
Setelah aktif, buka editor modul atau pelajaran. Gunakan tombol Tambah tab untuk menambahkan tab baru.
Jumlah tab yang tersedia
Project umum dapat memiliki maksimal 5 tab konten pada satu modul atau pelajaran: Content 1 sampai Content 5. Setiap tab menyimpan isi sendiri dan dapat diedit secara terpisah.
Tab pada Content Mode Campaign
Pada project campaign, tab konten tersedia otomatis dan memiliki fungsi workflow yang lebih spesifik.
Tab | Fungsi yang disarankan |
|---|---|
Content 1 | Isi konten utama, script, atau konsep. |
Content 2 | Caption siap dipublikasikan. |
Content 3 | Catatan produksi internal. |
Content 4 | Jadwal publikasi sesuai zona waktu perangkat. |
Content 5 | Link sumber dan referensi. |
Revisi | Permintaan revisi dengan status Aktif, Done, atau Nonaktif pada Kanban. |
Tab Revisi merupakan kontrol tambahan pada Kanban dan tidak termasuk dalam lima tab konten utama.
Mengedit tab
Klik nama tab yang ingin diedit.
Tulis atau gunakan AI Assist pada editor.
Simpan perubahan pada modul atau pelajaran.
Pindah ke tab lain untuk melanjutkan bagian berikutnya.
Jumlah kata dan karakter mengikuti tab yang sedang aktif. Batas karakter tetap mengikuti limit modul atau pelajaran pada akun Anda.
Tab Konten saat export
Ketika Tab Konten aktif, isi setiap tab ikut diproses saat export. Jika ada lebih dari satu tab berisi konten, label tab dapat ditambahkan agar bagian tetap terpisah pada format Markdown, HTML, teks, atau dokumen yang didukung.
Tips penggunaan
Gunakan Content 1 sebagai sumber utama.
Simpan catatan yang tidak boleh dipublikasikan di tab terpisah.
Jangan menaruh API key atau data sensitif pada tab mana pun.
Untuk campaign, gunakan status Revisi agar tim mudah melihat konten yang perlu diperbaiki.
Pelajari workflow campaign lengkap di Cara memakai Kanban Mode untuk Content Mode Campaign.